Return To Message Board
Author Topic:   Surat Kawat Pada Para Ratuku
Laksamana Nala posted 4/3/04 3:21 AM     Click here to send email to Laksamana Nala  
Pada Jum'at suci ini aku serukan pada kalian semua perihal terpenting saat ini dihatiku. Bahwa kalianlah cermin warna pelangiku yang menyatu padaku (The Seventh One) tanpa sedikitpun mengubah urutan dan warna yang telah terang rasional, dan ini aku tulis tanpa pilih kasih sedikitpun. Memang menghadapi penderitaan yang telah kita alami kita tidak bisa sekedar menangisinya, hanya anak kecil yg bisa lakukan itu (Only The Children), rantai-rantai yang membelenggu kemerdekaan dan kebebasan negeri ini untuk selalu melaju pasti di Samudera Pasifik dengan sebenar arti damainya harus diremukkan (These Chains). Karena perjalanan yang akan kita lalui bukanlah perjalanan biasa yang hanya makan waktu sekian hari tapi amat panjang (A Thausand Years), agar dunia kita ini menjadi rumah yang menyenangkan dan membanggakan kita semua yang bernaung di dalamnya (Home of The Brave). Kita harus keras hati melawan tantangan yang membuat terhentinya perubahan itu (Straight for The Heart), dan berani berkata bijak namun tegas untuk 'pergi' bagi anasir pengganggu yang enggan bersatu dalam perbedaan. Oposisi adalah jawaban itu (Stay Away). Ratu2ku, aku tak akan berhenti mencintaimu, sepanjang kita....sekali lagi kita tetap berpegang teguh pada plattformku, bukan individu...sekali lagi plattform (Stop Loving You), karena dengan begitu, jikalau engkau ingin mendapatkan aku.....begitulah jalannya (You Got Me). Jangan membuat hatiku patah karenanya (Pamela), sebagaimana yang telah aku alami dimasa lampau (Mushanga)......ataukah yang lain? (Anna)..... Demikianlah titahku tanpa prasangka buruk pada kalian perihal ketidakadilan kerena kebetulan tertulis di tempat ini. Sekali lagi tidak...esensi dari tulisan inilah yang hendak aku pinta untuk dipahami....ini kontekstual. Sebagai hakim, aku telah melaksanakan tugasku dengan semampunya, ini aku pertanggungjawabkan kehadapan Yang Adil, kemarin-saat ini-kelak hari. Agar kalian semua tahu betapa berharganya Trinita Dunia Abadiku. Ia melahirkan ketujuh warna pelangi itu dalam satu album kemasan suara (The Seventh One). Jalesveva Jayamahe !
vary posted 10/27/04 6:24 AM    
ass. dear ctapa khabar. saya dari Sumatera INdonesiakenapa ct. ngak pernah ke sumatera. pada hal di sumatera banyak orang melayunya. bahkan terbanyak di Indonesia.
Return To Message Board

Siti Nurhaliza Cool  | Post New Topic